Tips Memilih Mesin Jahit Portable Untuk Pemula

http://www.simplysewingmag.com/magazine/simply-sewing-issue-1/

Lagi pingin mulai belajar jahit? Well, kalo kamu merasa udah cukup bosan dengan jahitan tangan (karena DIY projectsnya terbatas dan hasil jahitannya kurang kokoh) dan pingin lanjut ke level mesin jahit, punya mesin jahit adalah langkah awal. Membeli mesin jahit bisa jadi hal yang tricky karena banyak pilihan, merk, model dan harga yang berbeda-beda.

Mesin jahit untuk household atau keperluan rumahan dan industry rumahan kecil-kecilan adalah mesin jahit portable atau yang biasa disebut ‘mesin jahit putih’ dan mesin jahit manual atau yang biasa disebut ‘mesin jahit hitam’ atau ‘mesin jahit nenek’, karena biasanya dipake nenek, soalnya jaman nenek muda dulu mesin jahit portable belum ada, hehe.

Aku saranin sih lebih baik langsung beli mesin jahit portable aja walaupun harganya memang lebih mahal sedikit dari mesin jahit hitam, tapi fitur yang ada jauh lebih memudahkan kita dalam menjahit. Jangan sampe karena mesin jahitnya susah, jadi mematahkan semangat kamu dalam menjahit deh… Poin-poin di bawah ini bisa jadi bahan pertimbangan kamu sebelum beli mesin jahit portable.

  1. Sesuaikan dengan kebutuhan

Kamu perlu tanya diri kamu sendiri kebutuhan kamu memakai mesin jahit untuk apa dan seberapa sering kamu akan menggunakan mesin jahit. Kalo hanya sekedar hobby yang dilakukan kadang-kadang atau malah belum mantap mengatakan kamu suka jahit apa gak, mendingan beli yang biasa-biasa aja dan gak usah beli mahal-mahal dengan fitur yang di luar kebutuhan kamu. Contohnya, pola jahitan dasar yang paling sering dipakai adalah lurus dan zigzag, lebih dari itu sangat jarang dipakai kecuali kamu sering melakukan embroidery (biasanya buat jahit mukena). Jadi mesin jahit dengan motif pola paling sedikit saja sudah cukup. Kamu juga perlu mengukur jenis bahan kain seperti apa yang akan sering kamu pake. Kalo kamu akan sering menjahit bahan-bahan keras seperti kain kanvas atau jeans, sebaiknya pilih yang agak mahal seperti tipe Heavy Duty (range harga Rp 2.500.000 – Rp 5.000.000), sedangkan kain yang lebih tipis dan lemas seperti katun dan kaos, mesin jahit entry level pun sudah cukup.

  1. Sesuai Dompet

Lalu kamu juga harus jujur dengan diri kamu tentang budget kamu. Range harga mesin jahit portable dengan merk yang sudah terpercaya adalah Rp 1.200.000 sampai Rp 6.000.000. Yang menentukan harga biasanya merk dan banyaknya pola jahitan. Untuk masalah pola jahitan, balik lagi ke poin satu ya… Mesin jahit pertama aku adalah Janome LR 1122 dengan harga Rp 2.000.000 dan 22 pola jahitan. Padahal sebenarnya dengan mesin jahit di range harga Rp 1.300.000 dari brand yang sama/ setara pun sudah cukup untuk kebutuhan aku saat itu yang masih belajar jahit.

  1. Hanya pilih merk-merk yang sudah terpercaya

Jangan mudah tergiur dengan harga yang terlampau murah dengan mesin-mesin jahit mini yang banyak kamu lihat di instagram atau malah di department stores! Mesin jahit mini seperti itu aku gak rekomen untuk belajar jahit karena aku udah ngalamin dari pengalaman dan kesalahan aku sendiri, huhuhu… yah, namanya juga dulu masih anak kuliahan, jadi selalu pilih paket nomat, hehe. Karena mesin jahit seperti itu gak realistis untuk praktek dengan fitur dan design yang gak user-friendly, alhasil kamu cuma buang-buang duit yang lumayan lah buat jajan ice cream! Kalo rusak pun, gak ada tempat service yang mau nerima, biasanya tempat servis hanya mau menerima merk-merk tertentu. Merk-merk yang aku saranin adalah Janome, Singer, Messina, Butterfly, Juki dan Brother.

  1. Sesuaikan dengan lokasi tinggal kamu

Dengan berpegang dengan merk-merk yang udah disebutin di poin sebelumnya—dari masalah kualitas, merk-merk tsb hampir sama, cuma beda-beda tipis—kamu juga perlu mempertimbangkan ketersedian store spareparts dan servis dari merk tersebut. Kalo kamu tinggal di kota besar, biasanya gak sulit untuk menemukan spareparts mesin jahit merk selain Singer. Tempat servis juga biasanya mau kok menerima servis mesin jahit lain merk, asalkan hanya merk mesin-mesin jahit ternama tsb. Kalo lokasi tinggal kamu tidak mendukung, mending cari aman dengan merk yang paling umum; Singer, Janome atau Brother.

  1. Jangan lupa kartu garansi!

Mau beli di toko langsung atau pun online, pastikan toko tempat kamu membeli adalah toko yang terpercaya dan memberikan garansi resmi, apalagi kalo kamu beli online. Check track-record toko tersebut dan tanya jelas berapa lama garansi berlaku. Jangan lupa pastikan ada manual book dalam bahasa yang kamu kuasai (Bahasa Indonesia, Inggris, atau Cina kalo kamu ngerti ya gapapa juga!).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *